Sunday, May 18, 2008

Sandiaga Uno

Umurnya baru 38 tahun. Prestasinya sungguh membuat orang terkagum kagum. Saat ini beliau menjabat sebagai Ketua Umum HIPMI ( Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ).

Majalah Globe Asia edisi Agustus 2007 menobatkan Sandi, demikian panggilan akrabnya, sebagai orang terkaya di Indonesia No. 122 dengan estimasi kekayaan sebesar US $ 80,000,000. Setara dengan Rp. 744 Miliar kalau kita konversikan dengan kurs Rp. 9,300/USD.

Sandiaga Uno memperoleh kekayaan sebesar itu melalui private equity firm yang didirikannya; yaitu; Saratoga Capital yang didirikan pada tahun 1998 dengan partner utama Edwin Soeryadjaya dan Re-Capital yang didirikan pada tahun 1997 bersama sahabat lamanya Rosan Roslani.

Bersama Saratoga, Sandi terlibat dalam mega akuisisi PT Adaro, salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia, dan beberapa project infrastruktur yang sedang di genjot oleh pemerintah.

Sementara bersama Re Capital, mereka melakukan project pertama dalam refinancing McDonald's Indonesia pada tahun 1997. Proyek proyek berikutnya meliputi pembelian Bank Tabungan Pensiunan Negara ( BTPN ), Grand Kemang Hotel, Losari Resort dan infrastruktur penyediaan air bersih.

Ayah dari dua putri dan suami Nur Asia ini dikenal cerdas dan punya kemampuan khusus mengendus peluang bisnis yang gemuk. Kedua hal tersebut dikombinasikan dengan kemampuan lobby dan jaringan koleganya yang hebat membuat Saratoga dan Re Capital melesat bak meteor dalam pecaturan private equity firm di Indonesia.

Sandi merupakan kolumnis tetap di Majalah Globe Asia, bahan sorotan utamanya adalah enterpreunership, infrastructure dan sumberdaya manusia Indonesia. Saya termasuk pembaca setia kolom beliau.

Melalui blog ini pula saya akan secara rutin mensosialisasikan ide ide beliau, terutama yang di tulis di Globe Asia. Semoga ide ide brilian ini bisa memberi manfaat dan mempercepat bangkitnya ekonomi Indonesia menjadi salah satu macan Asia kembali.

One day, seandainya Sandi mencalonkan diri menjadi presiden. Saya pasti dengan sepenuh hati mendaftar jadi tim kampanyenya untuk Indonesia yang lebih baik dan sejahtera.

Semoga bermanfaat

1 comment:

JALIN [Jaringan LSM untuk Indonesia] said...

Bapepam-LK harus bersikap tegas soal mobilisasi investor abal-abal yang didandani bak investor betulan dan diberi dasi dan jas gratis -- meskipun tidak matching dan tetap ketahuan gaya kampungnya. Itulah realitas yang bisa dilihat dalam penawaran umum perdana saham PT Adaro Energy Tbk. Mengapa Bapepam-LK tutup mata soal ini ? jangan-jangan ..... [YOHAN POETRA SOEMARNA menyampaikan terima kasih, jika berkenan meninggalkan pesan dengan mengunjungi blog kami].